Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Sungai Klawing Purbalingga

Daerah182 Dilihat

JATENG/PURBALINGGA – Liputan01.com – Jasad tenggelam di Sungai Klawing di sekitar Desa Legok Kalikajar Kecamatan Kaligondang, atau berjarak sekitar 1 KM dari titik awal (Amin Wahyudi)

Jasad Cahyo (16), Warga RT 11 RW 06 Desa Galuh, Bojongsari akhirnya ditemukan setelah dua hari pencarian. Tim SAR Gabungan mendapati jasad korban ada di sekitar 1 KM dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, jasad langsung dibawa ke RSUD untuk divisum.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, I Nyoman Sidakarya, mengatakan korban di temukan dan berhasil di evakuasi oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 08.15 wib Selasa (18/05/2021). Korban ditemukan do sekitar Desa Legok Kalikajar Kecamatan Kaligondang, atau berjarak sekitar 1 KM dari titik awal. Posisi tubuh korban sudah mengapung di permukaan air.“Jarak dari lokasi kejadian 1 kilometer ke arah hilir,” katanya, Selasa pagi.

Disampaikan, bahwa pada hari ketiga pemcarian, rencana memang akan menyisir sampai radius sekitar 1km dari titik awal. Sekitar pukul 08.00 wib, ada warga yang melihat korban sudah mengambang. Mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan ke pihak Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan pencarian.

“Setelah dievakuasi langsung dibawa ke RSUD untuk divisum,” ujarnya.

Disampaikan, pada hari kedua pencarian, Senin (17/05/2021), telah berupaya maksimal mengerahkan berbagai teknik dan kemampuan. Pencarian menggunakan LCR atau perahu karet milik Basarnas dan BPBD Purbalingga. Menyisir sungai dan melaksanakan teknik memutar membuat ombak. Namun korban hingga Senin sore pukul 17.00 WIB belum dapat diketemukan.

“Anggota SAR lainnya juga turut menyisir manual dengan bergandengan tangan menyusuri aliran sungai yang agak dangkal dan penyelaman di alur sungai yang dalam,” kata Maryadi.

Tim SAR sedang mengevakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Klawing (Amin Wahyudi)

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan air terjadi di Sungai Klawing, sekitar Desa Galuh, Kecamatan Bojongsari, Minggu (16/05/2021) siang. Berawal saat mandi di sungai tersebut, kemudian satu orang hanyut terbawa arus. Pencarian sudah dilakukan, namun sampai petang ini belum ditemukan.

Kepala BPBD Purbalingga, Umar Fausi menyampaikan, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 wib. Saat itu, tiga anak masing-masing Cahyo (16), Nur Fajar (15), dan Tegar (15) berangkat mancing. Merasa sumuk karena cuaca panas, Fajar dan Cahyo mandi di sungai.

“Nah sekitar pukul 13.30 wib Fajar bisa kembali ke tepian, tetapi tidak dengan Cahyo,” katanya.

Mengetahui temannya hanyut terbawa arus, dua rekannya memberitahu keluarga korban. Namun kondisi Cahyo sudah tidak diketahui. Bermasa masyarakat sekitar kemudian melakukan pencarian. Sampai akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak terkait, termasuk tim SAR Gabungan BPBD Purbalingga. (*) Agus.

Komentar