Pencemaran Nama Baik Terhadap Laporan Dugaan Penganiyaan Kepada Mantan Istri di Kelurahan Mangalli Kecamatan Pallangga kabupaten Gowa

Berita Gowa188 Dilihat

GOWA – Liputan01.Com – Pemberitaan terhadap media online kepada Usman (49) warga Cilallang Desa Kanjilo Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan, diduga melakukan penganiayaan kekerasan pemukulan terhadap mantan istrinya Kiki (38), itu tidak benar sama sekali sebab adanya pihak luar yang ikut campur dan kecemburuan sosial sehingga tidak mengetahui kebenaran tentang persoalan tersebut, berita yang dilayangkan tanpa klarifikasi terhadap terlapor bisa membuat pencemaran nama baik sesuai dalam UU Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah sebagai berikut:

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Menurut laporan Usman kepada pihak yang berwajib terhadap mantan istrinya kiki yang sudah cerai 8 bulan lalu,” awalnya datang kerumah Kost milik pribadinya di Kelurahan Mangalli Kecamatan Pallangga kabupaten Gowa, untuk melihat anaknya yang kebetulan mantan istrinya tinggal dirumah kost tersebut, setelah sampai dirumahnya menanyakan anaknya, Justru kiki manta istrinya bersih keras dan meminta sebagian harta dari mantan suaminya, akhirnya keduanya sempat adu mulut dan akhirnya sama-sama emosi sehingga keduanya mengeluarkan kata-kata kasar tidak lama kemudian usman spontan melempari kiki mantan istrinya memakai bantal yang berada didepannya” Ujarnya, minggu 20/06/2021.

Saat itu kiki tidak ingin melapor ke pihak yang berwajib kepolisan polsek pallangga akan tetapi dengan adanya pihak luar yang mendukungnya sehingga terpaksa melaporkan usman sebagai pelaku penganiyaan, menurut Saksi yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa boleh jadi ini ada persaingan dan kecemburuan sosial oleh karena itu Pemberitaan yang dilayangkan dimedia online tersebut itu salah dan tidak benar sama sekali dengan kejadian tersebut. Dari hasil rekaman suara yang dijadikan bukti dikepolisan oleh pelapor itu sudah direncanakan dan sengaja untuk menjatuhkan nama baik Usman dan usahanya sebagai pimpinan Elekton Marina,” Ungkapnya. (*) Red.

Komentar