Kapolsek Tinanggea Akan di Praperadilankan

Kabar Sulawesi266 Dilihat

 

Liputan01.com,Kendari–Penyitaan alat berat excavator oleh pihak polsek Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan berbuntut panjang, pemilik excavator Ali Dullah Tholib tidak terima alatnya disita tanpa sebab dan tidak jelas kesalahan yang dilakukan. Hal ini disampaikan saat diwawancarai pihak tim media Toddopuli Indonesia, Selasa, 28 Desember 2021, via WhatsApp.

Ali mengatakan pihaknya telah melakukan upaya pinjam pakai terhadap ketiga excavatornya melalui kuasa hukumnya namun di tolak. Alat berat kami tersebut dikontrakkan ke pihak PT Garda Pakarang Nusantara namun entah apa sebabnya alat berat tersebut disita saat beroperasi.

Lanjutnya, menurut pihak Polsek Tinanggea kalau penyitaan ini berdasarkan pada laporan dari pihak pemegang Hak Guna Bangunan (HGU) PT Ipishdeco yang melaporkan bahwa lahan yang dikuasainya telah diserobot di Desa Asingi Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara

Kami akan melakukan praperadilan melalui kuasa hukum atas ketelodoran pihak Polsek Tinanggea yang melakukan penyitaan tanpa melakukan kroscek terlebih kebenaranya dilapangan,”pungkasnya

Sementara ini kuasa hukum yang ditunjuk, Rizal SH, MH mengatakan benar kami akan mempraperadilankan pihak Polsek Tinanggea atas penyitaan alat berat klien kami yang mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah

Kami juga telah melaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara atas nama Yulim pihak dari PT Garda Pakarang Nusantara, kami sangat yakin kalau lokasi tempat beroperasi alat berat tersebut tidak masuk dalam lahan penguasaan PT Ipishdeco

“Kuat dugaan kami ada persaingan usaha tidak sehat sehingga pihak klien kami jadi korban, seharusnya Kanit Reskrim Polsek Tinanggea mempelajari secara seksama wilayah lahan yang dikuasai pihak PT Ipishdeco sebagai pelapor sebelum melakukan tindakan penyitaan,”ujarnya

Dalam waktu dekat ini kami akan membeberkan fakta baru atas kelalaian ini, memang semua pelaporan masyarakat harus diakomodir tetapi tidak semua harus ditindak lanjuti apabila tidak sesuai fakta dan bukti pada pelaporannya,”tutup Rizal.

Nirwan DL

Komentar