Camat Bajeng Hadiri Penimbangan Yang Ke 2 BANK Sampah Di Kecamatan Bajeng Lingkungan Borongbilalang

Berita Gowa229 Dilihat

GOWA–LIPUTAN01.COM–Sekarang ini, masyarakat Indonesia mulai sadar bahwa sampah bukan lagi sebagai musuh yang harus dihindari, melainkan bisa berubah menjadi berkah yang mampu memperbaiki perekonomian bangsa.

Dalam berbagai macam inovasi pengolahan sampah tentunya terus dikembangkan, mulai dari mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos, hingga pembentukan bank sampah yang bisa menjadi alternatif untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah .

Konsep BANK Sampah yang pertama kali dilakukan dan diterapkan di kecamatan bajeng khususnya di lingkungan borongbilalang kelurahan kalebajeng, tampak terakhir ini tengah bersinar di kalangan masyarakat dalam berapa dekade terakhir dan mampu digarap serius oleh pemerintah kabupaten gowa agar dapat menyelesaikan dua persoalan bangsa: yaitu kebersihan dan kemiskinan.

Dari konsep bank sampah ini sangat dirasakan langsung oleh ibu ibu rumah tangga yang saat ini meraup pendapatan tambahan dari menjual hasil jerih payah mengumpulkan  sampah hingga menjadi pengurus Bank Sampah di lingkungan borongbilalang.

“Saat ini penimbangan sampah yang kedua (2) dilaksanakan di wilayah kelurahan Kalebajeng lingkungan borongbilalang,”Tampak terlihat antusias dan semangat para pengurus BANK sampah mengurus penimbangan yang dihadiri dari beberapa pejabat kecamatan khususnya ibu camat Sitti Haerani S.sos Lurah Kalebajeng Syaifuddin S.Sos
Ketua bsu lingkungan borong bilalang: m Ilyas dg sitakka, juga dihadiri dari BSI peduli gowa. 7/10/2020.

“Saat disambangai  oleh Awak Media, 7/10/2020 siang tadi, kepada Ibu Camat Bajeng Sitti Haerani S.Sos mengatakan, Kalau sangat bangga Apa yang telah diraih kelurahan ini khususnya Lingkungan Borongbilalang Kecamatan Bajeng.

Sitti Haerani Menambahkan, bahwa disaat ini tidak perlu lagi takut atau risih dengan sampah yang terkadang menyengat bau ,justru kita harus bangga bahwa adanya BANK Sampah ini tentunya sangat membantu perekonomian masyarakat khususnya dari kalangan menengah.

Ditempat yang sama Lurah Kalebajeng Syaifuddin S.Sos Juga Mengatakan Kalau sekarang ini kami sudah jarang melihat sampah yang berserakan dengan adanya BANK Sampah bisa memjadi Pundi Uang Tuturnya.

Tentunya Hal serupa ini akan mampu menjadikan kabupaten Gowa menjadi Kabupaten Bersih dari percontohan pengelolaan BANK sampah menjadi satu-satunya nanti kabupaten yang indah. Sebab “Bank sampah merupakan gerakan masyarakat bernilai budaya dan ekonomi, karena menciptakan budaya kebersihan dan bisa menghasilkan uang,” paparnya.(*)

Hariadi talli


Komentar