Baru Setahun Jalan Beton Poros Limbung-Galesong Sudah Rusak

Daerah216 Dilihat

Takalar–LIPUTAN01.COM– Liputan01.com- Hal tersebut berdasarkan hasil investigasi di lapangan oleh Awak media bersama dengan anggota Badan Anti Korupsi Nasional Seksi Intelijen  H.Abdul Rahman Ropu.Sabtu, 28/11/2020.

Dalam hasil pantauan di lapangan didapati bahwa jalan poros beton Limbung-Galesong yang terletak di Dusun Gusung Desa parasangan Beru yang diduga dikerjakan oleh PT Diego pada tahun 2019 dikerja asal-asalan

Berdasarkan informasi dari Lahuddin Kadus Gusungan kepada Awak media bahwa jalan poros beton ini sudah berumur satu tahun lebih namun dirinya tidak tahu yang pastinya sekitar bulan berapa dan dikerja oleh pihak kontraktor dari mana karena tidak ada papan bicara yang dilihat saat pembangunan jalan beton tersebut.

“Saya sebagai kadus Gusunga tidak tahu secara pasti bulan berapa, yang jelas jalanan seingat saya sudah 2 musim hujan dengan tahun ini atau tahun 2019 kalau saya tidak salah ingat, dan pihak rekanan proyek juga kami tidak tahu siapa yang kerja karena sejak dikerjakan pada saat itu tidak ada papan bicara,”Ucapnya.

Jalan poros beton yang menghabiskan anggaran negara miliaran rupiah sudah mengalami kerusakan, nampak terlihat dalam pantauan Awak media di lokasi besi rangka beton nampak terlihat karena bahan material jalan mulai terkikis dan berhamburan sehingga jalan bergelombang sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.

Menurut Erwin Salah seorang warga pengguna jalan bahwa pada hari Kamis malam ada warga yang jatuh diatas jalan beton yang rusak beruntung waktu itu masih sepi kendaraan kalau tidak bisa terjadi hal patal.

H.Abdul Rahman Ropu yang juga salah satu Anggota BAKON kepada Awak media mengatakan, “bahwa kami meminta kepada (KADIS) Kepala Dinas PU Takalar agar segera terjun ke lapangan melihat kondisi jalan yang saat ini sangat memprihatinkan, olehnya itu kami juga meminta kepada pihak penegak hukum untuk segera memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap rekanan atau konsultan proyek yang ditunjuk dalam pelaksanaan pembangunan jalan poros beton Limbung-Galesong yang diduga telah merugikan uang negara dengan miliyaran rupiah.(Syarif Lawa).

Komentar