17 Tahun Kiprah TAGANA. Kabid Perlindungan Sosial Gowa Melakukan Penanaman Mangrove bersama Tagana Gowa.

Daerah123 Dilihat

LIPUYAN01.COM–GOWA–Banyak masyarakat yang belum paham dan tau betul apa dan siapa itu Tagana Indonesia. TAGANA atau Taruna Siaga Bencana adalah para relawan sosial yang mendedikasikan dirinya buat masyarakat yang terdampak bencana alam.

Bukan itu saja, TIM Tagana adalah orang yang terlatih di bidangnya dan memiliki kepedulian aktif dalam penanggulangan bencana pada bidang perlindungan sosial kemasyarakatan.

Tagana yang dibentuk dan dibina oleh Kementerian Sosial RI bersama Dinas Sosial seluruh Indonesia dibentuk pada 24 Maret 2004 di Lembang, 17 tahun silam. Sebelumnya, pada 2002 lalu, Tagana dibentuk untuk menyikapi rancang bangun sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Selanjutnya, ditindak lanjuti melalui suatu deklarasi para pelopor Tagana di Lembang pada 25 Maret 2004.

Tagana Indonesia dalam perjalannya mengacu pada Permensos No. 28 Tahun 2012 Tentang Tagana dan Permensos No. 29 Tahun 2019 Tentang Pedoman Tagana

Pada proses perjalanan waktu, TAGANA Indonesia hadir di tengah masyarakat dalam penanggulangan bencana baik sebelum, pada saat bencana dan sesudah terjadinya bencana serta tugas penanganan permasalahan sosial lainnya yang terkait penanggulangan bencana.

Hal itu disampaikan Asrianty SSTP M.Si selaku Kabid Perlindungan Sosial pada Dinsos Kab. Gowa yang hadir mewakili Kadis Sosial Gowa pada acara penanaman mangrove di Kabupaten Takalar pada, Sabtu 27/03/2021 kemarin.

Lanjut, Asrianty menyebutkan bahwa HUT ke-17 Tagana Indonesia kali ini diikuti kegiatan penanaman mangrove di tepi pantai yang ada di Kec. Mappakasunggu Takalar.

Ada sebanyak 30 anggota dari TIM Tagana Gowa yang ikut aktif pada penanaman mangrove kali ini,” bebernya. 

Pada penyampaiannya ke awak media, Asrianty mengakui kalau kehadiran tagana gowa merupakan salah satu wujud kepedulian kepada masyarakat pesisir yang terkena dampak abrasi pantai.

Lebih jauh dikatakan bahwa sejak awal keberadaan Tagana Gowa banyak membantu pemerintah kabupaten dan masyarakat pada kegiatan tanggap darurat bencana dan pada bidang perlindungan sosial.

Menyikapi pandemi covid saat ini, Asrianty mengakui kalau cukup berdampak pada upaya peningkatan SDM Tagana Gowa. Pasalnya, kata dia, pemerintah kabupaten saat ini konsen ke arah memaksimalkan penanganan dan penanggulangan wabah covid di tengah masyarakat.

Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan pasangan Adnan – Abd. Rauf pada periode lalu berhasil menekan penyebaran covid dan berhasil membawa gowa kembali berada di zona hijau.(*/)

Komentar